Friday, 28 October 2011

~~Why EYES Cry..~~



I have many questions regarding why eyes cry.
Why do I cry when I feel touched by a movie scene? Why my eyes cry when I laugh much? Why do I cry when I see people dying for sickness or poverty, that I can see how they effort much for survival? Why I cried when Tatay died, eventhough I knew and accepted earlier that sooner he will meet his timeline? Why I cry when I feel friends are concern and care much from me and why do I cry when I am pissed off too much by an enemy? 

Why do I cry with my friend at times? Why do I cry 'coz of disgusts or disappointments and feel pity at things or at a person that commits false moves I didn't expect she will do and I have given my trust for sometime? Why do I cry for failures or victory? Why my eyes cry when I have colds and fever?

Why do I cry seeing my man cry because of unfulfilled longing? Why I feel pain inspite of having this pure love in mind, heart and soul? Why do I cry in dreams or while dreaming? Or after fantasizing? Why do I cry when missing someone? WHY?

EYES is a very sensitive part that is connected from human's source of emotions - the HEART. And it conveys what the heart feels.

Tears tasted salty as sweat does. But it can be made sweet... by pure kiss of affection. I let myself cry at times. It ease the pain and cleanse my emotions. And I hope one day, the tears that will flow from my eyes will not dry by its own. I would want to feel that my tears will be kissed and tasted by my man as I will do to him. Whenever I gaze at the moon, I see my tears from it. The hopes and dreams I long to have. Even no tears flow from my eyes, I know in my heart, what I lack this time. If ever at this life, fulfillment of my heart's longing is not capable to exist or to happen because of circumstances, I will wait by the yellow moon and from there, fulfillment of my longing will be heard...

I will wait for you....


Sharing is Caring..~










Ramai orang lebih mengenali orang lain, tapi...tidak mengenali diri sendiri,

kerana hanya sibuk mencari kesalahan dan kekurangan orang tanpa menghitung kekurangan dan kesilapan sendiri.

Kita sering diperingatkan orang supaya berhati-hati dalam memilih teman,
tetapi yang lebih penting adalah kebijaksanaan dalam memilih musuh.

Orang mengenali benar teman-temannya pada waktu dalam dia susah.

Teman adalah orang yang selalu mengingatkan kita manakala kita khilaf. Teman adalah orang yang selalu memotivasi kita dalam kebaikan. Teman adalah orang yang senantiasa mengajak ke dalam pintu rahmat-Nya. Teman adalah orang yang senantiasa mencintai kita di jalan-Nya...
-- 

Thursday, 27 October 2011

Adakalanya SepI itu IndaH..~

“Aku berhenti berharap dan menunggu datang gelap sampai nanti satu saat tak ada cinta yang aku dapat, kenapa ada derita bila bahagia tercipta, mengapa ada sang hitam bila putih menyenangkan, aku pergi tanpa dendam, terima kekalahanku...”





Hakikatnya tiada siapa yang inginkan perasaan sepi itu, walau sejauh mana kita nak lari darinya ia tetap ada, perlukah dipertahankan satu rasa yang kita pasti tak kesampaian atau perlukah kita pertahankan sebuah kehilangan yang kita pasti kehilangannya jua suatu hari nanti atau kukuhkan sebuah ikatan yang terbina hanya di atas keruntuhan semalam, dikutip dari serpihan hati yang telah hancur berkecai?
Meninggalkan kepada yang pasti dan memulakan yang baru pasti lebih baik dari menanti yang kenyataanya tak akan datang...
Namun indahnya nikmat sepi itu jika bersulam kasih dan sayang kepada yang satu.

Adakalanya kita perlu melangkat kebelakang untuk mengorak langkah lebih pantas ke depan. Adakalanya kita perlu menyepi kerana tatkala ini kadang-kadang ia lebih bererti dari satu perhubungan.

Ada waktunya, sepi menjadi lebih indah kerana di saat itu kita ada ruang untuk mengingati dan merindui.
Cinta itu indah apabila ada urusan beri dan ambil. Jika hanya anda yang memberi dan dia tidak sudi semua urusan akan menjadi payah.
Tidak perlu merayu pada orang yang tidak sudi. Hati ini milik kita. Bawalah hati itu dan pergilah dari situ.

Sepi mengajak tangan kita agar mengambil atau mengutip setiap yang berharga di teratak hati kita. Didalam solat yang kita lakukan sepi jua yang membuat kita mengingati padaNYA, tidak salah menyepi yang penting didalam hati kita sentiasa mengingati Allah swt.

Semoga sepi itu mengajak kita kejalan kebenaran, bukannya
 mengajak kita jauh dari jalan yang sebenarnya, mengingati Allah swt lebih berharga dari sejuta sepi yang ada pada hati kita, kerana itu sepi yang indah pasti akan lebih bererti jika didalamnya penuh dengan nama-nama Allah swt, ucapkanlah dikala sepi mahupun kecewa, nikmatnya lebih berharga dari segalanya ..^_^